Saat Munculnya Penyesalan pada Hari Kiamat


Sesungguhnya setiap makhluk hidup –apakah itu manusia, hewan, atau tumbuh-tumbuhan– memiliki tanda-tanda dari akhir kesudahan hidupnya di dunia. Tanda-tanda dekatnya kematian manusia adalah rambut beruban, tua, sakit, lemah. Begitu juga halnya dengan hewan, hampir sama dengan manusia. Sedangkan tumbuhan warna menguning, kering, jatuh, lalu hancur. Demikian juga alam semesta, memiliki tanda-tanda akhir masanya seperti kehancuran dan kerusakan.Saa’ah asalnya adalah sebagian malam atau siang. Dikatakan juga: Saa’at segala sesuatu berarti waktunya hilang dan habis. Dari makna ini, maka saa’ah atau kiamat mengandung dua macam, yaitu : Saa’ah khusus bagi setiap makhluk, seperti tanaman binatang dan manusia ketika mati; dan bagi sebuah umat jika datang ajalnya. Itu semua dikatakan telah datang saatnya. Saa’ah umum bagi dunia secara keseluruhan ketika ditiup sangkakala, maka hancurlah segala yang di langit dan di bumi. (http://newyorkermen.multiply.com/journal/item/144)

Ada beberapa waktu di mana manusia akan mengalami penyesalan, namun saat itu, penyesalah tidak ada gunanya lagi.

Saat terjadinya kiamat kecil. Kiamat kecil lebih dikenal dengan kematian. Bahkan Fir'aun pun hendak betobat saat kematian menjemputnya. Namun, sudah tidak ada waktu lagi. Ketika nyawanya akan dicabut, barulah dia mengakui Allah. Begitu banyak waktu yang disediakan selama hidup di dunia, namun tak sedikit pun dari waktu itu yang digunakan untuk melakukan kewajibannya yaitu beribadah kepada Rabb nya. Saat nyawa mulai dicabut, digambarkan tempat pemberhentian selanjutnya, penyesalan akan terjadi karena waktu yang dia-siakan.

Ada pula nanti waktu dimana manusia hanya bisa menggigit jari. Dalam Al Qur'an Surah Al Furqan:27 -29 Allah berfirman:

Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang zalim menggigit kedua tangannya seraya berkata: "Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama rasul." Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan tiu teman akrab (ku). Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Qur'an ketika Al Qur'an itu telah datang kepadaku. Dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia.


Orang-orang yang salah memilih teman di hari kemudian dia diterlantarkan oleh temannya.

Ketika amal perbuatan diperlihatkan, ketika diberi kitab yang menuliskan tentang amal-amalnya, mereka pura-pura lupa. Ketika disiksa, barulah mereka ingat. dalam Surah An Naba disebutkan penyesalan orang-orang kafir: "Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang dekat, pada hari manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya; dan orang kafir berkata: 'Alangkah baiknya sekiranya aku dahulu adalah tanah'."

Q.S. Al Kahfi: 49
Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang yang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata: "Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang jua pun."

Selanjutnya, saat muncul penyesalan dari manusia adalah ketika neraka dilantangkan. Leher neraka mencari tiga macam orang, yaitu mereka yang menjadikan tuhan selain Allah, mereka yang sombong dan bandel, dan mereka para penggambar.

Q.S Al Fajr: 23 -24
"dan pada hari itu diperlihatkan neraka jahannam; dan apda hari itu ingatlah manusia akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya. Dia mengatakan: "Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini."

Setelah itu, penyesalan pun akan menggrogoti manusia ketika berdiri di neraka. Disebutkan oleh Allah dalam Al Qur'an Surah Al An'am ayat 27.

Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, lalu mereka berkata: "Kiranya kami dikembalikan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman," (tentulah kamu melihat suatu peristiwa yang mengharukan).

Dan penyesalan selanjutnya pun akan dirasakan ketika dilempar ke dalam api neraka.

Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata: "Alangkah baiknya, andai kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul."

Maukah kita menjadi bagian dari penyesalan itu??

diresume oleh: Nila Sartika Achmadi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 comments:

Post a Comment